Demotix, Photography

Aspirasi kreatif

Sering sekali saya melihat penyampaian aspirasi oleh mahasiswa berakhir ricuh, terutama di kawasan timur negeri. Seolah pengenyam strata tertinggi pendidikan itu tidak bependidikan. Tentu tak jarang pula aspirasi disampaikan dengan baik, dengan damai, diplomatis, dan elegan

Hundred students from University of Indonesia commemorates International Anti-Corruption Day with flash mob dance, and long march to the Presidential Palace in Jakarta. Demotix/Alie Poedjakusuma

Demotix | Students Commemorate International Anti-Corruption Day with flash mob

Ingin berbeda, ratusan mahasiswa UI Minggu (9/12) menyampaikan aspirasi dengan berjoget bersama, flashmob. Lagu-lagu Lady Gaga dan PSY terlantun seiring tarian, juga gaya gangnam style tak luput. Bahkan lagu dangdut dari Rhoma Irama pun ikut mengiring goyangan jaket kuning. Continue reading

Advertisements
Standard
Demotix, Photography

Anak bukan demonstran

Beberapa kali saya memotret aksi protes (demo), entah itu tentang kesejahteraan buruh, penolakan kebijakan, hingga aksi simpatis kader partai. Selalu saya temukan anak-anak turut serta menjadi peserta demo. Mereka jelas bukan demonstran; atau mungkin tengah dididik menjadi calon demonstran?

Orang tua si anak, yang tentunya bertanggungjawab atas kehadiran mereka dalam aksi protes, tidak serta merta juga bisa disalahkan. Bayangkan jika, mungkin, si anak ditinggalkan sendiri di rumah, atau mungkin dibiarkan bermain di kompleks rumah saat orang tuanya meneriakkan yel-yel atau sekedar jargon penentang.

Demo bisa jadi juga ‘hiburan’ lain bagi si anak, yang hari-harinya mungkin telah dibosankan dengan bangku sekolah dan mainan elektronik. Demo pula ‘pendidikan’ untuk si anak agar tak mudah takut suarakan pendapat. Bahwa ada yang harus diperjuangkan untuk sebuah perubahan.

Continue reading

Standard