Photo story, Photography, Street Photography

Masih senang bermain?

Sewaktu kecil, saya tidak bermain sunda-manda (engklek). Sesekali bermain layangan, gobag sodor (yang konon di eropa sana bernama go-back-to-door), atau damdam-an.

Meski waktu bermain lebih banyak curi-curi karena seringkali harus tidur siang, kadang saya melompat keluar menyelinap dari jendela. Semua demi bermain bersama teman-teman.

Permainan-permainan tradisional yang dulu saya kenal, kini mungkin makin terlupakan; berganti playstation dan bermacam permainan digital lain.

Komunitas Anak Bawang, yang hampir selalu menggelar lapak tak jauh dari Loji Gandrung saat berlangsung hari bebas kendaraan bermotor (caf free day) di Jl Slamet Riyadi, kota Solo mungkin bisa menjadi oase bagi permainan tradisional.

Biarlah anak-anak kecil yang lalu-lalang di jalanan setiap minggu pagi melihat, penasaran, mencoba, dan bisa mengenangnya kelak dalam memori masa kecilnya. Sedikit banyak, seperti saya juga miliki. “Aku bermain, maka aku senang,” seru penggiat Komunitas Anak Bawang. @aliepodja

Advertisements
Standard
Photography

Menginspirasi

Saya ingat banyak cita-cita yang dulu saya katakan ketika ditanya paman dan bibi: menjadi tentara seperti Ayah saya, atau menjadi dokter, atau ini, atau itu. Banyak sekali. Tapi tidak sebanyak saat saya turut serta sebagai relawan Kelas Inspirasi 2 yang dilangsungkan Indonesia Mengajar.

Para profesional diminta membagikan kepada siswa SD tentang profesi mereka. Satu hari mengajar, kembali ke sekolah sebagai guru. Meski hanya beberapa jam, saya melihat banyak kegugupan di mata mereka. Sebuah tantangan juga agar mereka dapat menyajikan profesinya dengan tutur dan laku yang mudah dicerna anak-anak.

Profesi yang beragam itu diharapkan dapat menginspirasi anak-anak yang masih mengenyam pendidikan dasar. Diantara mereka saya merasakan kembali semangat masa kecil, riuh ruangan kelas, hingga pertengkaran-pertengkaran kecil. Wajah-wajah mereka berseri mengenali beberapa profesi baru di mata mereka. Misalnya manajer media sosial atau yang dulu saya juga tidak pernah kenal: carreer coach! ;D @aliepodja

Standard