Dari ponsel

Berganti ponsel membuat saya harus memindahkan beberapa foto yang sempat diambil mempergunakannya. Berikut beberapa dari ponsel terdahulu. Kini makin banyak ponsel yang powerfull, kualitasnya tak kalah dengan kamera biasa. Meski feeling saat menekan rananya tentu berbeda. @aliepodja

Advertisements

Satu sabtu di bus transjakarta

Sabtu siang, gerimis mengguyur kapital. Sembari menuju bilangan Sabang, menjumpai beberapa kawan, saya memotret perjalanan di bus transjakarta; lalu saya unggah melalui instagram. Saya ingat pernah melakukan 'hunting instagram' serupa di Manahan, Solo.  Berbeda dengan saat di Manahan, kali ini saya mencoba gadget Smartfren Andromax-C; koneksi internet CDMA-nya cukup bagus. Hanya daya tahan baterai yang akhirnya menghalangi … Continue reading Satu sabtu di bus transjakarta

Purwakarta

Akhir pekan lalu saya melancong sebentar ke Purwakarta, kota kecil yang dulu cukup ramai sebelum jalan tol Cipularang dibuka, menghadiri pernikahan kawan saya @dianharyati. Selepas ijab kabul, sembari menunggu kedua mempelai ganti kostum dan dandan, saya menyusuri jalan utama kota itu. Hari masih pagi tapi panas mentari sudah cukup menyengat. Dua sisi jalan saya telusuri. … Continue reading Purwakarta

Romantisme masa silam?

Updated 26/08/13 Soeharto (8 Juni 1921 - 27 Januari 2008) bagi sebagian orang tetap dikenang sebagai Bapak Pembangunan; Tiga puluh dua tahun memang bukan waktu yang sebentar: pada masanya banyak kemajuan, meski tak sedikit pula kemunduran demokrasi. Kini, imajinya bermunculan lagi; mungkin banyak yang merindu romantisme masa lalu. @aliepodja

Masih senang bermain?

Sewaktu kecil, saya tidak bermain sunda-manda (engklek). Sesekali bermain layangan, gobag sodor (yang konon di eropa sana bernama go-back-to-door), atau damdam-an. Meski waktu bermain lebih banyak curi-curi karena seringkali harus tidur siang, kadang saya melompat keluar menyelinap dari jendela. Semua demi bermain bersama teman-teman. Permainan-permainan tradisional yang dulu saya kenal, kini mungkin makin terlupakan; berganti … Continue reading Masih senang bermain?

Minggu pagi di Manahan

Hampir setiap akhir pekan saya menyusuri jalanan kota Solo. Tapi baru beberapa kali saja saya menghabiskan minggu pagi di 'pasar pagi' stadion Manahan. Karena bulan Ramadan, tidak banyak penjual kuliner yang berjualan. Berbekal kamera ponsel, saya membidik beberapa yang menarik. Foto-foto lain dari ponsel bisa dilihat di akun instagram saya. @aliepodja

Penglajo

Di hari minggu/ Di sana kasihku/ Berdiri menunggu/ Di batas waktu/ Yang telah tertentu. ~Kembali ke Jakarta, Koes Plus SEMBOYAN 35 sudah dibunyikan masinis kereta api ekonomi Senja Bengawan di jalur tiga stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis malam itu. Lokomotif menarik sebelas gerbong meninggalkan stasiun. Delapan gerbong kelas ekonomi --tiga diantaranya berpendingin ruangan, dan masing-masing … Continue reading Penglajo

Bingar naga air

Gegap gempita menyambut tahun baru cina atau Imlek sudah terasa beberapa minggu sebelumnya. Dari suasana tema di pusat perbelanjaan ibukota, hiasan lampion, hingga tawaran potongan menarik menjelangnya. Tahun baru cina yang kali ini jatuh pada 10 Februari 2013 disebut sebagai tahun naga air (ren chen). Saya berkesempatan mengabadikan persiapan Imlek di dua tempat berbeda, Solo … Continue reading Bingar naga air

Gundih +54

Saya ingat pernah turun dari kereta api Banyubiru tujuan Semarang-Sragen di stasiun Gundih beberapa tahun silam dengan @dyanhoed, yang kini isteri saya tercinta. Sudah lama sekali. Beberapa waktu yang lalu saya berkunjung hendak mencari tahu, sekiranya bisa membeli tiket kereta api kelas ekonomi ke Jakarta, mungkin KA Brantas atau Matarmaja, karena hanya dua buah kereta … Continue reading Gundih +54

Agama sepakbola

Jika ada agama lain yang akan diakui pemerintah, mungkin sepakbola bisa dipertimbangkan. Ya, menilik tradisi olahraga kaki ini sudah begitu melekat pada setiap lapisan masyarakat. Bonek, Bobotoh, hingga Pasoepati dapat menjadi contoh. Demotix | Local football fans show support with artistic murals Di sudut-sudut kota Solo, lukisan dinding Pasoepati -- yang kini mendukung Persis Solo … Continue reading Agama sepakbola

Kompas/JS

Kompas/JS belong to Julian Sihombing; saya pertama kali bertemu bang Jul di Semarang saat roadshow Mata Hati, sebuah buku kumpulan foto jurnalistik harian Kompas. Saya yang masih mahasiswa mendekat saat rehat, Ia dan Eddy Hasby membakar rokok di luar gedung tempat acara berlangsung. Saya akhirnya justru berbincang dengan bang Eddy kala itu tentang bagaimana me-manage … Continue reading Kompas/JS

Belajar dari Rudy Habibie

Ketika sosoknya melewati pintu masuk Eramus Huis, Selasa (8/1) malam saya kaget; rupanya mantan presiden BJ Habibie hadir dalam pembukaan pameran 'Mapping History' yang dihelat Erasmus Huis dan KITLV. Pameran yang menampilkan koleksi-koleksi KITLV di Indonesia seakan menyajikan perjalanan panjang bangsa ini. Tak hanya foto dan lukisan, manuskrip lontar, lagu lama dan sampul cakram padat … Continue reading Belajar dari Rudy Habibie

Siap untuk momen

Nasi goreng yang saya beli belum sempat nikmati  ketika asap mulai terlihat dari belakang gedung di kompleks kantor Kemenkumham.Saya kembali ke kamar dan mengambil tas kamera. Lensa 70-300mm tidak lupa saya bawa karena gedung cukup tinggi. Demotix | Fire brigade saved eight workers at goverment building Dua truk pemadam kebakaran sudah ada di halaman belakang … Continue reading Siap untuk momen

Deru terompet tahun baru

Entah siapa yang memulai jualan terompet tahun baru; yang pasti seminggu menjelang perayaan tahun baru jalan-jalan selalu dipenuhi penjual terompet. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Sabtu (29/12) di jalanan kota Solo pun mulai menjamur penjual terompet. Demotix | New Year's trumpet traders in Java Tidak semua siap di pagi itu, saya menjumpai sekelompok penjual terompet dekat … Continue reading Deru terompet tahun baru