Photography

Romantisme masa silam?

Updated 26/08/13

Soeharto (8 Juni 1921 – 27 Januari 2008) bagi sebagian orang tetap dikenang sebagai Bapak Pembangunan; Tiga puluh dua tahun memang bukan waktu yang sebentar: pada masanya banyak kemajuan, meski tak sedikit pula kemunduran demokrasi.

Kini, imajinya bermunculan lagi; mungkin banyak yang merindu romantisme masa lalu. @aliepodja

Advertisements
Standard
Photo story, Photography, Street Photography

Masih senang bermain?

Sewaktu kecil, saya tidak bermain sunda-manda (engklek). Sesekali bermain layangan, gobag sodor (yang konon di eropa sana bernama go-back-to-door), atau damdam-an.

Meski waktu bermain lebih banyak curi-curi karena seringkali harus tidur siang, kadang saya melompat keluar menyelinap dari jendela. Semua demi bermain bersama teman-teman.

Permainan-permainan tradisional yang dulu saya kenal, kini mungkin makin terlupakan; berganti playstation dan bermacam permainan digital lain.

Komunitas Anak Bawang, yang hampir selalu menggelar lapak tak jauh dari Loji Gandrung saat berlangsung hari bebas kendaraan bermotor (caf free day) di Jl Slamet Riyadi, kota Solo mungkin bisa menjadi oase bagi permainan tradisional.

Biarlah anak-anak kecil yang lalu-lalang di jalanan setiap minggu pagi melihat, penasaran, mencoba, dan bisa mengenangnya kelak dalam memori masa kecilnya. Sedikit banyak, seperti saya juga miliki. “Aku bermain, maka aku senang,” seru penggiat Komunitas Anak Bawang. @aliepodja

Standard