Catatan Paruh Waktu | Alie Poedjakusuma

Deru terompet tahun baru

leave a comment »

Entah siapa yang memulai jualan terompet tahun baru; yang pasti seminggu menjelang perayaan tahun baru jalan-jalan selalu dipenuhi penjual terompet. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Sabtu (29/12) di jalanan kota Solo pun mulai menjamur penjual terompet.

Trumpet traders prepare their merchandise for New Year’s celebrations in Solo (29/12). Demotix / Alie Poedjakusuma

Demotix | New Year’s trumpet traders in Java

Tidak semua siap di pagi itu, saya menjumpai sekelompok penjual terompet dekat Stasiun Purwosari, kota Solo. Mereka sedang menyiapkan barang jualannya. Bermacam jenis terompet -tidak hanya terompet tradisional berbentuk kerucut- mereka jual. Beberapa yang menarik adalah terompet berbentuk macan dan naga.

Harga jual terompet fluktuatif, pagi itu mereka masih menjual terompet mulai Rp 10 ribu/buah. Makin mendekati perayaan tahun baru, bisa jadi harganya makin turun. Apalagi setelah malam pergantian tahun, terompet-terompet itu akan dijual murah; asalkan balik modal.

Memang masih ada perayaan lagi tahun depan, tapi terlalu lama menunggu terompet hanya akan teronggok -sedangkan himpitan ekonomi makin kencang. Serasa ada yang kurang jika malam tahun baru tanpa kembang api dan suara terompet, bukan? @aliepodja

 

Written by Alie Poedjakusuma

January 2, 2013 at 2:45 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: