Catatan Paruh Waktu | Alie Poedjakusuma

SBC, kelima dan pertama

leave a comment »

Sejak penyelenggaraan perdana Solo Batik Carnival (SBC) saya selalu mengagendakan hadir; Nyatanya baru pada SBC 5 yang berlangsung Sabtu (30/6) malam lalu saya dapat menyaksikannya langsung. Untungnya tahun ini ada format indoor stage di Stadion R. Maladi, Solo sehingga saya tidak harus berdiri menunggu di pinggir jalan terlalu lama dan berdesak-desakan. Dengan membayar Rp 25 irbu kita sudah dapat menyaksikan para peserta karnaval terlebih dahulu; meskipun format jalan raya tetap ada dan GRATIS!

Peserta Solo Batik Carnival (SBC) menghias diri dengan busana rekaan bercorak batik. Beberapa peserta mengkombinasikannya dengan unsur etnik macam Tionghoa.

Demotix | Metamorphosis during Batik Carnival in Solo

Pada penyelenggaraan sebelumnya, bahkan saya harus membatalkan janji dengan beberapa rekan fotografer untuk ‘hunting bareng’, saat itu masih dengan format jalan raya dan diselenggarakan siang hari. Sayangnya format ‘indoor’ yang disajikan tidak didukung persiapan yang matang. Lampu stadion yang seadanya, dan jarak pandang yang cukup jauh memaksa penonton merangsek ke sentelban, mirip menonton bola.

Hanya membawa satu bodi kamera dengan dua pilihan lensa agak menyulitkan memang. Sepanjang pertunjukan, saya mempergunakan lensa panjang 70-300mm (sayangnya tidak dengan bukaan lebar), jadi banyak foto-foto yang ‘blur’. Keinginan membuat video pun urung terlaksana.

Yang jelas persiapan memotret SBC 5 kemarin benar-benar mendadak. Saya baru memperoleh tiket kereta api lima menit sebelum keberangkatan, dan saya datang ke tempat pertunjukan setelah 10 menit berlangsung. Beberapa kali konsentrasi memotret terpecah karena kerumunan membuat isteri yang ikut serta ‘raib’ hehehe

Dan setelah pertunjukan ‘indoor’ pun kami putuskan untuk pulang; melewatkan sesi jalan raya karnaval menyusuri sepanjang Jl Slamet Riyadi, Solo. Mengingat saya sudah lebih dulu menempuh perjalanan Jakarta-Jogja-Solo-Sragen-Solo; ditambah dengan harus tersesat hingga ke Sukoharjo dalam perjalanan menuju Solo sebelum SBC 5, membuat saya lelah teramat! Makan malam pun terpaksa disantap tengah malam, menjelang mimpi indah.

Dalam perjalanan pulang ke Jakarta, saya melewatkan pertandingan final Piala Eropa 2012 yang dimenangkan Spanyol 4-0 dengan mudah atas Italia, yang sebelumnya mengalahkan tim unggulan saya, Jerman. Ah, sayang! @aliepodja

Written by Alie Poedjakusuma

July 2, 2012 at 1:26 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: