Catatan Paruh Waktu | Alie Poedjakusuma

Sampul sebuah buku

leave a comment »

Biasanya saya kalap jika ada banderol murah pada buku-buku idaman. Tidak kali ini.

Saya menghabiskan hampir dua jam mencari buku incaran saya; yang akan saya berikan khusus untuk seseorang. Apa daya, tidak jua ditemukan.

Pada akhirnya saya mampir di stan penerbit LKiS, yang kebetulan salah seorang sepupu saya menjadi peserta pameran buku tahunan itu. Di deretan etalasenya, saya temukan banyak buku tentang bapak bangsa, Gus Dur dan Pancasila. Tidak diminati pengunjung?

Seorang ibu menggendong anaknya saat suaminya (tidak terlihat dalam foto) memilih kitab pada IBF 2012 di Istora Senayan, Jakarta.

Demotix | Islamic Book Fair 2012 held in Jakarta

Di tengah gejolak ekonomi yang karut, ditambah isu kenaikan harga bahan bakar; membaca menjadi sesuatu yang mahal kurasa. Dan saat penerbit banting harga seperti inilah keuntungan bagi penikmat halaman-halaman buku. Diskon, dan diskon; semua murah.

Pada akhirnya saya membeli dua buku; satu tentang tinjauan antropologi kawasan Banyumas, dan satu lagi tentang mitologi kuna masyarakat Jawa, akar budaya saya. Sampulnya sederhana; dan isinya cukup berbobot. Bukan pembelian yang percuma. Tidak selalu sampul menjadi tolok ukur kualitas sebuah buku, bukan?

Ada banyak kitab lain yang saya inginkan; tapi ketiadaan lembaran rupiah menyelamatkan saya dari tumpukan buku tidak terbaca di meja kerja. Syukurlah. @aliepodja

 

 

Written by Alie Poedjakusuma

March 21, 2012 at 6:45 pm

Posted in Demotix, Photography

Tagged with , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: