Catatan Paruh Waktu | Alie Poedjakusuma

Dua wajah

leave a comment »

Pengunjung Hellofest 8 berdanda ala tokoh kartun pada serial kartun Jepang, Naruto.

Demotix | Hellofest 8 Indonesian Pop Art Festival

Wahyu Aditya, inisiator Hello Fest tidak menyangka antusiasme penggemar manga (komik jepang) dan anime (film kartun jepang) begitu besar. Setelah perhelatan kedelapan, Hello Fest seakan menjadi pusat tren para cosplayer (sebutan bagi para penyuka kostum anime-manga-game jepang). Fred Deakin, seniman asal Inggris yang diundang sebagai juri cosplay pun tercengang. Bahkan antusiasme di negeri Ratu Elizabeth tidak ‘segila’ di Indonesia.

Ribuan orang memenuhi Balai Kartini, Jakarta saat penyelenggaraan Hello Fest 8, 4 Februari lalu. Sebagian besar remaja berusia belasan yang gandrung dengan super heronya masing-masing. Dari Naruto sampai Snow White datang. Kostum yang mereka pakai beraneka ragam, berwarna-warni. Seolah memiliki dua wajah, mereka menyaru menjadi jagoan idaman. Berpose dan bertemu kawanan jagoan lain, atau bahkan musuhnya.

Industri kreatif yang dahulu di-anak tiri-kan pun saat ini sudah bangkit. Bahkan namanya masuk dalam jajaran kabinet presiden Yudhoyono. Entah, hanya sekedar formalitas atau benar-benar memberi dukungan ada si anak tiri yang beranjak besar. @aliepodja

Written by Alie Poedjakusuma

February 5, 2012 at 3:35 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: