Demotix, Photography

Pancasila dimana?

Pancasila adalah formula unik untuk bangsa kita yang telah dirumuskan oleh `founding fathers`, kalau dulu semangan Pancasila pernah menghilang karena ada lembaran kelabu, kini generasi muda harus menjawab tantangan untuk mewujudkan lagi ideologi Pancasila sebagai nafas jati diri bangsa

Demotix | Yenny Wahid Attends Pancasila photo exhibition

Indonesia sesungguhnya tidak perlu lagi belajar pluralisme dari manapun. Bagaimana tidak, negeri ini punya beraneka-ragam suku, agama, dan kebudayaan dari Sabang sampai Merauke untuk dimengerti. Perbedaanlah yang membuat negeri ini makin indah.

Pernyataan diawal tulisan ini disampaikan puteri Guru Bangsa, KH Abdurrahman Wahid, yang akrab disapa Gus Dur. Bahwa pancasila yang dulu digodok matang oleh para pendiri negeri, menyatukan perbedaan-perbedaan dalam bingkai NKRI.

Pancasila itu, sekarang dimana? sehingga putra-putri negeri saling memaki, merasa golongannya paling benar dan menginjak-injak golongan lain? Perlukah sebuah perang (lagi) untuk menyatukan bangsa ini.. @aliepodja

Advertisements
Standard
Demotix, Photography

Perlawanan cerdas

Alih-alih bentrok fisik, warga desa Molo di Timor Tengah Selatan, melawan penambangan di wilayah tanah adatnya dengan cara yang unik. Mereka, yang banyak diantaranya merupakan penenun handal, melakukan aksi menenun bersama di lokasi penambangan yang mereka protes.

Sebelumnya saya sudah pernah mendengar mengenai protes damai ini. Dan saat perlawanan itu ditampilkan dalam ilustrasi di pembukaan festival film South to South 2012 di Goethe Institute, Menteng, Jakarta saya tertegun. Lingkungan kita terancam.

Pengunjung pembukaan festival film South to South 2012 melintas di depan salah satu ilustrasi yang menggambarkan perlawanan warga Molo, Timor Tengah Selatan.

Demotix | South to South Film Festival Opening

Seharusnya kita melindungi apa yang sudah diwariskan dengan baik oleh generasi sebelum kita; meskipun kita menganggap mereka terbelakang, atau kuno. Bukankah alam sudah memberi banyak contoh. Kita harus bisa hidup berdampingan dengan alam.

Seperti dituliskan dalam ilustrasi, janganlah menjual apa yang tidak bisa kamu buat. Karena ketika sudah hilang, kita hanya bisa menangisinya dengan penyesalan. Bukankah begitu, alam? @aliepodja

Standard