Photography

Sesepuh fotografi

Pertengahan bukan februari lalu, saya turut hadir dalam pertemuan rutin lembaga fotografi Candranaya (LFCN) di Jakarta.
Meskipun bukan anggota LFCN tapi karena pertemuan itu dibuka untuk umum, maka saya selalu menyempatkan hadir. Lumayan sebagai ajang mencari teman memotret. Kali ini, pembicara yang dihadirkan LFCN adalah Don Hasman, seorang Etno-fotografer.
Tahun 2011, tepat 50 tahun sejak Don Hasman mulai memotret dan 40 tahun bertualang. Beberapa tahun lalu, Om Don, demikian ia biasa disapa juga pernah diundang ke “world explorer” di New York, sebuah apresiasi di tingkat dunia.
Ketika ditanya apakah masih ada mimpi petualangannya yang belum tersampaikan, Om Don, di usia 70 tahun mengatakan masih ingin menjelajah silk road (jalur sutera) dari Xin Jiang (China) ke Uzbeskistan sampai ke Iran dengan bersepeda. Dan berjalan dari Machupichu ke Cape Horn (ujung benua Amerika yang paling selatan).
Mengenai ethophotography yang dilakukan, beliau mengatakan yg paling menarik adalah masyarakat Baduy dalam dan Tengger, kedua suku itu adalah suku yang paling jujur yang ada di Nusantara. Banyak sekali tradisi unik di Indonesia yang berlum tergali.
Om Don berpesan kepada para fotografer muda agar menggali banyaknya kebudayaan unik di Indonesia yang masih banyak itu. @aliepodja
Advertisements
Standard